Pengaruh Inklusi Keuangan, Persepsi Risiko dan Persepsi Persepsi Kemudahan terhadap Konsumen Pinjaman Online
DOI:
https://doi.org/10.37481/sjr.v8i4.1255Keywords:
Financial Inclusion, Risk Perception, Perception of Ease, Online Loan Consumers, TeachersAbstract
The rapid growth of online loan platforms has transformed access to credit, especially for individuals who face barriers to traditional financial services. In Lombok Island, West Nusa Tenggara, Indonesia, honorary teachers often experience limited access to formal financing and have relatively low incomes, making them particularly vulnerable to financial risks and overindebtedness due to the increasing use of online loans. This study aims to empirically investigate how financial inclusion, risk perception, and perceived ease of use influence the behavior of online loan consumers, focusing specifically on this group of teachers. Using a quantitative research approach, data were collected from 100 honorary teachers through a structured survey. The instruments used in the study underwent validity and reliability testing, confirming their accuracy and consistency for the research context. The results of multiple linear regression analysis indicate that financial inclusion, risk perception, and perceived ease of use simultaneously and individually exert a positive and significant impact on the online loan consumption behavior of teachers. Notably, perceived ease of use emerged as the most influential factor, suggesting that the simplicity and convenience of accessing fintech lending platforms play a crucial role in driving adoption among this vulnerable population. These findings provide important insights for policymakers and financial educators to develop targeted financial literacy programs and inclusive fintech services. By emphasizing ease of use while addressing risk awareness and financial accessibility, stakeholders can better protect honorary teachers and similar vulnerable groups from the potential pitfalls associated with online loans, fostering safer and more responsible financial behavior.
References
Anbiya Mina Scuderia. (2024). Kredit Pinjol Indonesia Capai Rp27 Miliar di Tahun 2024. Data.Goodstats.Id. https://data.goodstats.id/statistic/kredit-pinjol-indonesia-capai-rp27-miliar-di-tahun-2024-BbpFQ
Anggraeni, S., & Maulana, H. (2022). Persepsi risiko, perlindungan konsumen, dan penggunaan aplikasi pinjaman online. Jurnal Inovasi Digital, 3(1), 12–22.
Atani Salma. (2024). Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Inklusi Keuangan, Religiositas, Dan Preferensi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Pinjaman Online Pada Mahasiswa D.I. Yogyakarta. Institutional Repository.Ac.Id. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/64637/
Fitriani, R., & Hidayat, W. (2020). Analisis penggunaan pinjaman online terhadap perilaku keuangan generasi muda. Jurnal Ekonomi Digital, 3(1), 45–54.
Hayuning Ratri Hapsari | Dony Marsudi. (2025). Pinjaman Online: Kenapa Sangat Diminati oleh Masyarakat? Yoursay.Id. https://yoursay.suara.com/kolom/2025/01/27/113000/pinjaman-online-kenapa-sangat-diminati-oleh-masyarakat#goog_rewarded
Himawan, R. (2022). Peran Guru dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Digital di Kalangan Masyarakat Sekolah. Jurnal Pendidikan Ekonomi.
Banda, Y. M., & Rima, P. Y. (2023). Peran Guru Dalam Meningkatkan Literasi Digital Bagi Siswa Kelas X Di SMA Swasta Adhyaksa. Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 8(2), 44-51.
Nugroho, A., & Purwanti, E. Y. (2018). Determinan Inklusi Keuangan Di Indonesia (Global Findex 2014). Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 1(1), 1.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Strategi Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2021–2025. Jakarta: OJK.
Pratama, D. (2022). Adopsi Teknologi Keuangan di Lingkungan Pendidikan. Journal of Digital Economy. 14(3), 98–113.
Putri, A. D., & Haryanto, J. O. (2021). Pengaruh kepercayaan dan persepsi risiko terhadap minat menggunakan layanan fintech. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 9(1), 55–64.
Rahmawati, N., & Yuliani, R. (2020). Pengaruh persepsi risiko terhadap minat menggunakan fintech peer-to-peer lending. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 4(3), 215-224.
Sugiyono. (2019). BAB III METODE PENELITIAN. 123dok.Com. https://123dok.com/article/uji-reliabilitas-uji-validitas-dan-reabilitas.z1d7v2wp
Susanti, D., Ramadhani, A., & Nuraini, L. (2021). Risiko penyalahgunaan data pada layanan pinjaman online: Studi kasus pengguna fintech ilegal. Jurnal Keamanan Siber dan Inovasi Digital, 2(2), 89–97.
Wijayanti, R., & Prasetyo, A. (2023). Peran literasi digital dan regulasi dalam penggunaan fintech yang bertanggung jawab. Jurnal Kebijakan Ekonomi Digital, 5(1), 22–34.
World Bank. (2022). Financial Inclusion Overview. Retrieved from https://www.worldbank.org
Yuhanisa, F., Setiawati, I., & Setyorini, N. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan, Persepsi Risiko dan Persepsi Kemudahan Terhadap Penggunaan Pinjaman Online (Studi Kasus Pada Mahasiswa Kota Semarang Angkatan 2019-2022). Jurnal Arastirma, 4(1), 83–95.







